Perkuliahan Monolog "Penulisan Karya Tulis Ilmiah"
ㅤInstitut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai atau yang biasa disingkat menjadi IAITF merupakan salah satu Universitas yang ada di kota Dumai. IAITF memiliki 3 Fakultas yaitu Fakultas Syariah, Ekonomi Islam, dan Tarbiyah. Terdapat juga 5 Progam Studi S1 yaitu Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Hukum Keluarga Islam, Hukum Ekonomi Islam, dan Ekonomi Syariah. Pada semester awal, mahasiswa diberi modal untuk dapat menulis artikel, makalah, maupun skripsi melalui mata kuliah “Penulisan Karya Tulis Ilmiah”. Dalam Perkuliahan Monolog ini, disampaikan beberapa aspek mengenai mata kuliah ini yaitu:
1. Gambaran Umum Penulisan Karya Tulis Ilmiah
ㅤPada mata kuliah ini, Mahasiswa diharapkan mampu menggali potensi-potensi dan menyuburkan kemauan-kemauan didalam kegiatan menulis, dalam rangka untuk meliterasikan diri dengan era digital yang ada pada hari ini. Oleh karena itu, para Mahasiswa dari Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin diwajibkan untuk memiliki blog pribadi sebagai wadah untuk menunjang kreativitas berliterasi bagi Mahasiswa di era digital. Selain itu, blog ini juga menjadi wadah untuk mahasiswa melakukan penulisan ulang pada setiap pertemuan mata kuliah Penulisan Karya Tulis Ilmiah ini dalam bentuk tulisan ataupun catatan kedalam blog pribadinya masing-masing, yang nantinya akan menjadi penilaian bagi mahasiswa tersebut.
ㅤUntuk memulai mata kuliah Penulisan Karya Tulis Ilmiah ini, mahasiswa perlu mengetahui dasar-dasar dari Karya Tulis Ilmiah tersebut antara lain:
ㅤPengertian dari Karya Ilmiah adalah karya tulis yang dibuat untuk memecahkan suatu permasalahan dengan landasan teori dan metode-metode ilmiah. Biasanya Karya ilmiah berisikan data, fakta, dan solusi mengenai suatu masalah yang diangkat. Penulisan karya ilmiah dilakukan secara runtut dan sistematis.
ㅤㅤ1. Sebagai wahana untuk melatih ide tersurat atau hasil penelitian dalam bentuk karya ilmiah yang sistematis dan metodologis.
ㅤㅤ2. Makalah ilmiah telah ditulis diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dan masyarakat.
ㅤㅤ3. Foster etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya konsumen pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi produsen (produsen) berpikir dan menulis di bidang ilmu pengetahuan.
ㅤㅤ4. Membuktikan pengetahuan dan potensi ilmiah yang dimiliki oleh siswa dalam menghadapi dan memecahkan masalah dalam bentuk karya ilmiah yang bersangkutan setelah mendapat pengetahuan
ㅤㅤ5. Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.
ㅤKarya Ilmiah biasanya memiliki 3 struktur didalamnya, yaitu:
ㅤBagian pendahuluan berisikan dasar-dasar penelitian ilmiah dilakukan, masalah yang diangkat, dan mekanisme penyelesaian masalah tersebut.
ㅤㅤ1. Reproduktif
ㅤArtinya karya ilmiah yang ditulis oleh peneliti atau penulis harus bisa diterima dan dimaknai oleh pembacanya sesuai dengan makna yang ingin disampaikan.
ㅤㅤ2.Tidak Ambigu
ㅤCiri ini ada kaitannya dengan reproduktif. Sebuah karya ilmiah harus memberikan pemahaman secara detil dan tidak dikemas dengan bahasa yang tidak membingungkan. Dengan begitu, maksud dari karya ilmiah itu bisa langsung diterima oleh pembacanya.
ㅤㅤ3. Tidak Emotif
ㅤArtinya, karya ilmiah ditulis tidak melibatkan aspek perasaan dari penulisnya. Sebab, karya ilmiah harus memaparkan fakta yang didapatkan dari hasil analisis penelitian, bukan dari perasaan subjektif dari penulisnya.
ㅤㅤ4. Menggunakan Bahasa Baku
ㅤMenggunakan bahasa baku agar mudah dipahami. Penggunaan bahasa baku itu meliputi setiap aspek penulisannya. Mulai dari penulisan sumber, teori, hingga penulisan kesimpulan. Ketidakbakuan pada tulisan karya ilmiah hanya akan membuat pembacanya bingung dan apa yang ingin disampaikan dalam tulisan tidak dipahami pembaca.
ㅤㅤ5. Menggunakan Kaidah Keilmuan
ㅤPenulisan karya ilmiah harus menggunakan kaidah keilmuan atau istilah-istilah akademik dari bidang penelitian si penulis. Hal itu bertujuan untuk menunjukkan bahwa peneliti atau penulisnya memiliki kapabilitas pada bidang kajian yang dibahas dalam karya ilmiah. Penggunaan kaidah atau istilah ilmiah itu juga menjadi takaran seberapa ahli peneliti pada bidang keilmuannya.
ㅤㅤ6. Bersifat Dekoratif
ㅤE. Langkah-langkah membuat Karya Tulis Ilmiah
ㅤㅤ2. Tahan pengumpulan informasi
ㅤㅤ3. Tahap pelaksana draf
ㅤㅤ4. Tahap menulis draf
ㅤㅤ5. Tahap revisi
ㅤㅤ6. Tahap penyuntingan
ㅤㅤ7. Tahap publikasi
ㅤㅤ8. Tahap evaluasi
ㅤBerikut adalah tips-tips penting dalam menulis karya ilmiah:
ㅤAkan diberikan juga ilmu mengenai Plagiasi, Turnitin dan Daftar Pustaka yang nantinya akan membantu mahasiswa dalam menulis skripsi. Untuk itu, bersamaan dengan blog ini, saya menyampaikan ajakan dari Bapak Damawi M.I.Kom kepada para pembaca saya terutama Mahasiswa IAITF Dumai untuk mengunjungi profil youtube Tafidu Televisi , karena disini akan banyak materi materi kuliah yang mungkin tidak tersampaikan pada saat jam kuliah.
ㅤImam Al-Ghazali pernah mengatakan "Ketika kamu bukanlah terlahir menjadi seorang bangsawan dan bukan anak orang kaya, maka menulis lah." . Kalimat tersebut disampaikan oleh Bapak Dawami S.Sos.M.I.Kom agar dapat menjadi motivasi bagi kita yang baru memulai dunia penulisan di era digital ini.
ㅤDemikian yang dapat saya tulis dari materi perkuliahan monolog ini. Ini merupakan tulisan pertama saya dalam blog ini, sekiranya terdapat kesalahan kata maupun bahasa, dengan kerendahan hati, saya menyampaikan kata maaf untuk para pembaca blog ini.
keren bgt 😍
BalasHapusMakasiii 🥰
HapusKerenn!! semangat ya mbak
BalasHapusMakasi alorakkk wkwk
HapusMaayaallah😚
BalasHapusAlhamdulillah wkwkkw
HapusCemunguttttt heyyyyy
BalasHapusMakasieee
HapusKeren bangett semangat terus bikin blog nya yaa!
BalasHapusMakasii kamuu
Hapus