Jurnal : PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM di SEKOLAH BERBASIS BLENDED LEARNING. Karya Dhea Abdul Majid
Nama / Prodi : Rani Novita Sari / Pendidikan Agama Islam
PEMBELAJARAN
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
A. Pendahuluan
ㅤImbas dari semakin majunya IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) ialah perubahan yang terjadi di berbagai sektor. Kebanyakan orang tidak menyadari perubahan yang sedang terjadi saat ini. Tidak hanya segi Ekonomi saja, melainkan segi pendidikan ikut berubah. Tujuan pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap dan kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang baik dan bertanggungjawab.
B. Kajian Pustaka
ㅤ1. Pendidikan
Dari beberapa studi yang dilakukkan oleh para ahli, menunjukkan bahwa PAI yang diselenggarakan di sekolahsekolah di Indonesia, pada umumnya memiliki masalah yang sama, yakni minimnya metodologi dalam pembelajaran, sehingga kurang dapat menarik lebih dalam belajar tentang agama Islam itu sendiri. Untuk itulah, perlu adanya inovasi dalam pendidikan Agama Islam. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan pembelajaran berbasis multiple intelligences.
ㅤ2. Blended Learning
Blended Learning merupakan pendekatan pembelajaran yang
mengintegrasikan pembelajaran tradisional tatap muka dan pembelajaran jarak
jauh yang menggunakan sumber belajar online dan beragam pilihan komunikasi yang
dapat digunakan oleh guru dan siswa. Pelaksanaan pendekatan ini memungkinkan
penggunaan sumber belajar online, terutama yang berbasis web, tanpa meninggalkan
kegitan tatap muka. Dengan pelaksanaan blended learning ini, pembelajaran
berlangsung lebih bermakna karena keragaman sumber belajar yang mungkin
diperoleh.
Dari penjelasan diatas Blended Learning dapat diartikan sebagai proses pembelajaran yang memanfaatkan berbagai macam pendekatan. Pendekatan yang dilakukan dapat memanfaatkan berbagai macam media dan teknologi. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa blended learning adalam pembelajaran yang mengkombinasikan antara tatap muka (pembelajaran secara konvensional, dimana antara pendidik dan peserta didik saling berinteraksi secara langsung, masing-masing dapat bertukar informasi mengenai bahan-bahan pembelajaran), belajar mandiri (belajar dengan berbagai modul yang telah disediakan) serta belajar mandiri secara online.
C. Metode Penelitian
ㅤ1. Jenis dan Pendekatan Penelitian
Penelitian yang akan dilaksanakan, dalam penulisan tesis ini, menggunakan jenis penelitian kualitatif lapangan (field research). Penelitian ini, menggunakan pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus, mencakup studi tentang, suatu kasus dalam kehidupan nyata. Tujuan studi kasus adalah memahami isu atau problem yang spesifik dari satu atau beberapa kasus untuk dipahami dengan baik dan secara mendalam.
ㅤ2. Sumber Data
a. Sumber Literer (field literature) : diteliti dengan menggunakan
buku-buku perpustakaan untuk membuat landasan teori dan masalah yang diteliti.
ㅤ3. Teknik Pengumpulan
Data Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis
dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data.
Tanpa mengetahui teknik pengumpulan data, maka peneliti tidak akan mendapatkan
data yang memenuhi standar data yang ditetapkan.
Untuk mengumpulkan berbagai data yang dibutuhkan, penulis
menggunakan teknik-teknik sebagai berikut:
ㅤa. Observasi
ㅤb. Wawancara (Interview)
ㅤc. Dokumentasi
ㅤ4. Teknik Analisis Data
Analisis data menurut Miles dan Huberman dalam Ezmir terdiri atas
tiga tahap yakni:
ㅤa. Reduksi Data
ㅤb. Display Data (Penyajian Data)
ㅤc. Triangulasi
D. Pembahasan
ㅤ1. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah
Menurut Moh. Uzer (1996), bahwa belajar dapat diartikan sebagai
perubahan tingkah laku pada diri individu berkat adanya interaksi antara
individu dengan individu, interaksi antara guru dengan murid. Di dalam
interaksi tersebut terdapat unsur-unsur pembelajaran, sebagai berikut:
ㅤㅤ1. Adanya indivdu yang belajar
Menyinggung masalah pembelajaran PAI di sekolah-sekolah, masih
banyak yang terbentur dengan masalah metodologi pembelajaran. Sehingga
pembelajaran PAI di sekolah-sekolah, kurang menarik minat dari peserta didik.
Untuk itulah, perlu adanya inovasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru PAI
itu sendiri. Revolusi dan inovasi pembelajaran, memerlukan kurikulum berbasis
proses pembelajaran, yang mengedepankan pengalaman personal melalui proses mengamati,
menanya, menalar, dan mencoba untuk meningkatkan kreativitas peserta didik.
Selain itu peserta didik perlu pembiasaan bekerjasama dengan sesama
(colaborative learning).
ㅤ2. Pembelajaran PAI Berbasis Blended Learnin
Memasuki era teknologi informasi dan komunikasi, pada saat ini
sangat dirasakan pentingnya, pemanfaatan TIK dalam kegiatan pembelajaran, untuk
meningkatkan kualitas pembelajaran yang diharapkan. Teknologi informasi
berkembang sejalan dengan perkembangan teori, komunikasi dan teknologi yang
menunjang terhadap praktik kegiatan pembelajaran. Pembelajaran berbasis
komputer (CBI), Pembelajaran berbasis web(e-learning), Pembelajaran berbantukan
komputer (CAI) adalah bentuk pemanfaatan TIK yang perlu dilaksanakan dalam
dunia pendidikan saat ini.
ㅤa. Pengertian Pembelajaran Blended Learning
Blended learning adalam pembelajaran yang mengkombinasikan antara
tatap muka (pembelajaran secara konvensional, dimana antara pendidik dan
peserta didik saling berinteraksi secara langsung, masing-masing dapat bertukar
informasi mengenai bahan-bahan pembelajaran), belajar mandiri (belajar dengan
berbagai modul yang telah disediakan) serta belajar mandiri secara online.
ㅤb. Teori Belajar
Hal yang harus dipahami dalam teori belajar adalah:
a. Konsep dasar teori tersebut beserta ciri-ciri dan persyaratan
yang melingkupinya
ㅤc. Prosedur Pembelajaran Blended Learning
a. Tetapkan macam dan materi bahan ajar.
ㅤd. Penerapan Pembelajaran Blended
Learning
Carman, (2005) mengungkapkan bahwa terdapat lima kunci untuk melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan blended learning, yaitu : (a) Live Event, (b) Self Paced Learning, (c) Collaboration, (d) Assesment, dan (e) Performance Support Materials.
E. Kesimpulan dan Saran
ㅤa. Kesimpulan
Blended learning dapat diartikan sebagai proses pembelajaran yang memanfaatkan berbagai macam pendekatan. Pendekatan yang dilakukan dapat memanfaatkan berbagai macam media dan teknologi.
ㅤb. Saran
Dalam Penerapan Pembelajaran Blended Learning, diharapkan mampu mengkombinasikan
antara tatap muka dan e-learning yang memiliki 6 (enam) unsur, yaitu: (a) tatap
muka (b) belajar mandiri, (c) aplikasi, (d) tutorial, (e) kerjasama, dan (f)
evaluasi.
🥇
BalasHapus